Gareth Bale Absen Di Audi Cup, Inilah Ungkapan Sang Pelatih Terkait Absennya Bale

Pemain yang sudah berusia 30 tahun, Gareth Bale, tak disertakan dalam skuat Real Madrid saat berpartisipasi dalam ajang pramusim Audi Cup baru-baru ini. Sang pelatih Real Madrid Zinedine Zidane ternyata juga sudah mengantongi alasan untuk menjawab pertanyaan publik soal ini.

Klub berjuluk Los Merengues langsung menelan kekalahan pada laga pertamanya di Audi Cup yang digelar pada hari Selasa tanggal 30 Juli 2019 kemarin. Gol tunggal Harry Kane membuat Real Madrid kalah tipis dengan perolehan skor 0-1 dan gagal berpentas pada babak final.

Zidane menurunkan skuat penuhnya pada pertandingan tersebut dan mengusung formasi 4-4-2. Nama-nama tenar menghiasi starting line-up hingga bangku cadangan. Tapi di antara mereka semua tak ada nama Gareth Bale yang sempat mencetak gol pada satu laga pramusim.

Ya, Bale menarik perhatian karena menyumbangkan namanya di papan skor kala bertemu Arsenal di ajang International Champions Cup. Aksi pemain asal Wales tersebut bahkan sempat mengundang rumor bahwa dirinya akan bertahan di Santiago Bernabeu.

Alasan Bale Tidak Disertakan

Justru sangat disayangkan, karena namanya justru tak disertakan dalam skuat Madrid untuk berpentasi di ajang Audi Cup. Banyak orang percaya bahwa keputusan ini merupakan bagian dari drama perseteruan antara Bale dan sang pelatih, Zinedine Zidane.

Seperti yang diketahui, Zidane sempat mengundang kontroversi karena mengungkapkan harapannya ingin melihat Bale pergi. Pria asal Prancis tersebut sudah menyatakan klarifikasi atas komentarnya dulu itu, tapi nasi sudah terlanjur jadi bubur. Yang artinya tidak bisa di balikkan dengan situasi semula hanyalah perlu belajar dari kesalahan tersebut agar tidak terulang kembali.

Situasi semakin runyam setelah Bale dipastikan batal bergabung dengan klub asal Tiongkok, Jiangsu Suning. Publik yakin bahwa Bale enggan ikut serta dalam skuat Madrid karena permasalahan itu, tapi Zidane punya alasan lain.

“Bale tidak ikut karena dirinya merasa tidak enak badan,” ujar Zidane kepada wartawan usai memimpin Madrid melawan Tottenham di Allianz Arena, seperti yang dikutip dariĀ Goal International.

“Setelah berbincang dengan tim dokter, lebih baik untuk dirinya tinggal di Madrid dan berlatih di sana. Itu saja. Keputusan ini diambil bersama-sama, dengan berbicara kepadanya. Itu saja,” lanjutnya.

Masalah Real Madrid Lainnya

Terlepas dari kasus Bale, Real Madrid sebenarnya sedang mengalami permasalahan yang jauh lebih sulit dari itu. Nyatanya mereka gagal menuai satu kemenangan pun dalam empat pertandingan pramusim terakhirnya. Masalah terebut membuat situasi jadi belum bisa membaik.

Sebelum menghadapi Tottenham, Los Merengues sempat merasakan digulung rival sekotanya, Atletico Madrid, dengan skor telak 3-7. Lalu satu-satunya hasil positif yang mereka raih datang saat bertemu Arsenal, di mana pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2. Lebih tepatnya Madrid menang pada laga tersebut melalui drama adu penalti.

Jelas publik pantas untuk merasa khawatir dengan permainan Real Madrid yang tak kunjung menghasilkan karya dan hasil yang membuat para fans tersanjung. Tapi Zidane yakin serangkaian hasil buruk ini akan menampakkan hasil seiring dengan berjalannya waktu.

“Saya selalu berpikir positif,” tambahnya. “Saya tahu ini sulit, kami muncul dari musim yang berat dan Madridistas mungkin tidak memikirkannya, tapi kami punya tim yang bagus,” sambungnya.

“Kami belum siap, tapi kami akan kembali percaya diri dan bermain serta keluar dari situasi ini. Kami hanya perlu meraih satu kemenangan saja,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *